Posts

PETANI SUKSES! RELA RESIGN DARI BANK DEMI WUJUDKAN PERTANIAN ORGANIK

Image
    Kisah sukses menginspirasi, dari karyawan bank banting setir menjadi petani, beliau rela meninggalkan kemapanan sebagai pegawai swasta yang selama ini dianggap menjadi zona nyaman. Namun, hal tersebut mampu didobrak oleh seorang pria bernama Theodorus Dedy Tri Kuncoro. Dedy merupakan mantan karyawan sebuah bank swasta di Yogyakarta yang memilih  resign  dari pekerjaannya pada Tahun 2016, merupakan lulusan Fakultas Teknobiologi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Hebatnya, ia memilih profesi baru sebagai petani sayuran organik setelah tak lagi bekerja di bank. Dari sana, pria asal Lampung Tengah yang lama bermukim di Yogyakarta itu merasakan banyak hal. Menjadi petani sayuran organik, membuat Dedy memperoleh banyak hal yang selama ini tak diketahui oleh dirinya. Sebelum menggeluti profesi tersebut, Dedy beranggapan bahwa petani identik dengan segala hal yang lekat dengan kesan kuno, ketinggalan zaman, dan lain sebagainya. Hal tersebut sirna tatkala Dedy benar-benar...

Mengganti Menu dan Kebiasaan Makan demi Perlindungan Kesehatan dan Lingkungan

Image
  Halo sobat cerdas! Tren mengonsumsi makanan organik di dunia saat ini terus meningkat loh dari tahun ke tahun. Pasar organik Uni Eropa meningkat cukup tinggi yaitu sebesar 7,4% pada tahun 2014. Dengan semakin meningkatnya permintaan konsumen, lahan pertanian organik juga semakin meningkat. Beberapa negara telah menjadi pasar terdepan dalam produk organik. Pada tahun 2017, Denmark memiliki pasar terbesar di Eropa untuk produk organik yaitu sebesar 9,7% dari penjualan secara global dan diikuti oleh Swedia dengan 7,9%. Di Indonesia sendiri, Survei Pertanian Organik Indonesia (SPOI) 2015 mencatat jumlah produsen pangan organik di Indonesia meningkat sekitar 56 persen dibanding tahun sebelumnya. Nah, apakah sobat cerdas mengetahui dampak pertanian organik terhadap lingkungan? Dari aspek lingkungan, sistem pertanian organik dapat dikatakan memiliki penilaian yang lebih baik daripada pertanian dengan sistem konvensional. Berdasarkan studi yang dilakukan, tanah yang digunakan dalam perta...

Trend Konsumsi Produk Organik Meningkat!!! Inilah Alasan Kenapa Anda Harus Memiilih Konsumsi Produk Organik

Image
               Pertumbuhan bahan makanan organik di dunia terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di Indonesia. Pertumbuhannya mencapai 15–20 persen, didorong peningkatan daya beli masyarakat. Masyarakat mulai menyadari, konsumsi makanan sehat merupakan investasi atau tindakan preventif agar terhindar dari berbagai penyakit kronis. DR. dr. Fiastuti Witjaksono, Spesialis Gizi Klinis dari FKUI menjelaskan, meningkatnya kesadaran untuk hidup sehat di masyarakat, salah satunya ialah pangan organik, jadi harus dimanfaatkan dengan baik. Produk organik adalah hasil produksi yang bebas mengandung pupuk kimia, pestisida sintetis, rekayasa genetika, ataupun radiasi selama proses produksinya. Biasanya ciri yang paling bisa dilihat dari produk organik ini adalah tercantumnya logo sertifikasi berwana hijau dalam setiap kemasannya. Sobat ga perlu khawatir, produk organik ini gampang banget ditemuin. Jenis produk organik yang sudah banyak tersedia di ...

APAKAH PETANI DI INDONESIA LEBIH BAIK BERALIH KE PERTANIAN ORGANIK? YUK SIMAK PENJELASANNYA!

Image
  Halo sobat cerdas, sudah tahu kah kalian kalau pertanian organik merupakan sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Nah mengapa sih petani di Indonesia lebih baik beralih ke pertanian organik? Okey sobat cerdas langsung saja… Ini dia Keuntungan Menggunakan Sistem Pertanian Organik. 1.        Harga jual lebih tinggi Jika dibandingkan dengan pertanian yang masih menggunakan pestisida, harga jual hasil panen dari pertanian organik lebih besar hingga mencapai dua kali lipat. Contohnya beras anorganik. Saat ini, di pasaran harganya berkisan Rp10.000 hingga Rp12.000 per kg. Jika dibandingkan dengan harga beras merah organik, harganya bisa dua kali lipat karena beras merah dijual dengan harga Rp24.000 hinggan Rp30.000 per kg. Mana yang lebih mendatangkan untung?   2.  ...

INI DIA! SENTRA PRODUKSI DAN EDUKASI PERTANIAN ORGANIK DI INDONESIA

Image
  Ingin belajar seluk beluk budidaya pertanian organik, tapi bingung belum ada pandangan. Dipikir-pikir lagi, kalau hanya budidaya rasanya kurang lengkap kalau belum mempelajari aspek lainnya seperti pemasaran, pemberdayaan, dan sosial ekonomi. Tenang Sobat Cerdas, semua kebingungan di atas akan dibahas lebih lanjut melalui wadah/oragnisasi/komunitas yang menampung aspek pembelajaran pertanian organik. Tentunya akan menjadi penyemangat petani millennials seperti sekarang untuk belajar dan bertani secara alami dengan sistem pertanian organik. Dimana saja lokasinya? Okey Sobat Cerdas langsung saja…Ini dia sentra produksi organik yang ada di Indonesia. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Simpatik Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Gapoktan ini memiliki 28 kelompok tani dengan jumlah anggota kurang lebih 2.333 orang anggota, yang tujuan utamanya untuk menaikan posisi tawar petani dalam menghadapi lembaga tataniaga lainya. Tingkat penerapan sistem pertanian organik di Tasikmalaya pada tahu...